Jalur Riau - Sumbar yang Sempat Putus Kini Bisa Dilalui Kendaraan Roda Dua 

Selasa, 07 Maret 2017 | 07:16:26 WIB

KAMPAR (WAHANARIAU) -- Sejauh ini personel Polres Kampar beserta jajarannya telah melakukan upaya preventif dan preentif kepada masyarakat selalu waspada dengan dampak banjir baik melalui musala serta door to door. Kini, jalur putus ke Sumbar kemarin sudah bisa dilalui kendaraan, Senin (6/3/2017).

"Kita sudah melakukan upaya himbauan kepada masyarakat, tetap selalu waspada dengan adanya banjir susulan," ungkap Kapolres Kampar, Polda Riau, AKBP Edi Sumardi Priadinata, Senin (6/3/2017).

Dijelaskan Edi, menyebutkan upaya yang tengah kita lakukan ini masih tetap dilaksanankan sampai akhir musim penghujan nanti dan penyusutan debit air yang masuk ke wilayah pekampungan masyarakat Kampar.

"Saat ini kita masih terus berupaya dan menjaga jika ada banjir susulan yang akan terjadi nantinya. Namun dampak dibukanya pintu air PLTA Koto Panjang belum mempengaruhi banjir yang terjadi sekarang ini," terang Edi.

Sementara arus Jalur Lintas Riau - Sumbar tepatnya di daerah Pangkalan, Sumatra Barat (Sumbar), hingga saat ini sudah mulai dilewati kendaraan bermotor. Namun masalah longsor, pihak TNI Denzipur tengah berupaya melakukan penimbunan lokasi longsor.

"Sejak kedatangan Gubenur Riau, lalu, Pemkab Sumbar dan TNI Denzipur melakukan kerja sama dan kordinasi guna penimbunan lakosi longsor. Kini, arus tersebut telah bisa dilalui kendaraan bermotor jenis roda dua, sementara kendaraan mobil belum bisa melewatinya," pungkas Edi. (halloriau)

Terkini